Donny Budhi Utoyo, yang dikenal dengan nama Donny B.U, adalah sosok yang memiliki peran dalam pengembangan ekosistem dan ekologi digital di Indonesia. Dari pengalaman sebagai jurnalis, dosen dan aktivis, Donny telah memberikan sejumlah kontribusi dalam berbagai aspek dunia digital, khususnya pada advokasi literasi digital dan tata kelola Internet[1][2]
- LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/donnybu/ (english)
- Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Donny_Budhi_Utoyo (bahasa Indonesia)
- Microsite: https://donnybu.id
Melalui gerakan Internet Sehat dan keterlibatannya di ICT Watch[3] serta Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi[4], ia turut memperjuangkan kebijakan yang setara dan inklusif di bidang teknologi informasi. Ia dikenal pula sebagai aktivis digital dan salah satu pelopor utama gerakan Internet Sehat di Indonesia yang dicetuskan pertama kali olehnya pada 2002[5].
Latar belakang pendidikan Donny memungkinkan dirinya untuk memahami bagaimana media dan teknologi berinteraksi dengan masyarakat, terutama dalam konteks Indonesia yang memiliki keragaman budaya dan geografis. Pendidikan formalnya tidak hanya membekalinya dengan pengetahuan teoretis, tetapi juga melatihnya untuk berpikir kritis dan analitis terhadap fenomena-fenomena sosial, termasuk perkembangan teknologi informasi dan dampaknya terhadap masyarakat.
Donny adalah lulusan Universitas Gunadarma jurusan Teknik Informatika pada tahun 1998 dan melanjutkan pascasarjana di Universitas Indonesia program Manajemen Komunikasi, lulus pada tahun 2002. Thesisnya kala itu berjudul “Pola Komunikasi Kelompok hacker dan Hubungannya dengan Kegiatan Hacking: Studi Kasus Hacker Indonesia[6]”. Saat ini Donny tengah menempuh program doktoral Sosiologi Pedesaan di Fakultas Ekologi Manusia, Institute Pertanian Bogor (IPB) dengan peminatan Digitalisasi dan Perubahaan Sosial[7][8].
Pada tahun 2002, Donny bersama rekan-rekannya mendirikan ICT Watch[9], sebuah organisasi masyarakat sipil yang memperjuangkan kebebasan berekpresi di Internet. Dalam perkembangannya, pada 2004 ICT Watch mendapatkan penghargaan Tasrif Award dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI)[10] dan pada Juni 2017 PBB memberikan penghargaan the World Information and the Information Society (WSIS) Award Winner untuk kategori Ethical dimensions of the Information Society [11].
Dedikasinya dalam dunia teknologi informasi dan pendidikan digital tidak luput dari pengakuan internasional. Pada tahun 2010, Donny menerima penghargaan Fellow of Social Entrepreneur [12] dari Ashoka Foundation, Washington D.C., atas kontribusinya dalam mempromosikan kebebasan informasi dan tanggung jawab digital di Indonesia.
Donny pada 2002 hingga 2015 aktif mengajar di sejumlah perguruan tinggi terkemuka, semisal Universitas Bina Nusantara, Universitas Paramadina, Stikom LSPR dan Universitas Pelita Harapan. Mata kuliah yang diampu diantaranya Digital Media, Sistem e-Bisnis, Cyber Journalism, Cyber Public Relations, Manajemen e-Corporation dan Komunikasi Multimedia[13].
Sebelum terjun lebih dalam ke dunia advokasi dan pendidikan, Donny memulai kariernya sebagai wartawan di Detikcom, Pengalaman sebagai jurnalis memberikan Donny wawasan mendalam tentang dinamika industri media digital di tanah air. Ia tidak hanya meliput berita, tetapi juga menjadi saksi perkembangan internet di Indonesia sejak awal kemunculannya hingga menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Donny bergabung sebagai jurnalis bidang teknologi informasi di Detikcom pada Desember 1999[14], lantas menjabat sebagai Redaktur Pelaksana pada Desember 2004, Manager Divisi Portal pada Desember 2007 dan Vice President Publisher Group pada Oktober 2008[15] hingga pengunduran dirinya pada Juni 2010.
Kesukaannya menulis tak lantas luntur, dengan tetap menjadikannya tetap aktif menjadi tim penulis atau editor sejumlah buku ataupun modul pelatihan terkait literasi digital[16][17], serta sebagai produser eksekutif dari sejumlah film dokumenter tentang Internet di Indonesia yang diproduksi oleh ICT Watch[18][19][20].
Saat ini dia tengah mendalami isu tentang tata kelola kecerdasan artifisial (AI) dengan membuat sejumlah tulisan opini di media online[21], menyuarakan kepentingan Indonesia di forum global[22], dan menjadi pembicara di sejumlah podcast atau webinar[23][24][25].
Sepanjang kariernya, Donny banyak terlibat dalam penelitian terkait kebebasan berekspresi dan hak atas informasi di dunia digital. Kiprahnya tersebut melibatkan kolaborasi dengan lembaga internasional seperti OpenNet Initiative dan IDRC Kanada, hingga menghasilakan tulisan yang komprehensif untuk chapter Indonesia pada buku Digital Review Asia Pacific edisi 2007 – 2008[26] dan edisi 2009 – 2010[27]. Donny juga tercatat sebagai Cyber Steward Network Partner [28] di Citizen Lab, Universitas Toronto yang kerap memberikan advokasi tentang pentingnya transparansi, akuntabilitas, kesetaraan dan inklusifitas dalam tata kelola Internet secara global. Hingga kini ia juga aktif dalam sejumlah forum internasional, termasuk sebagai perwakilan Indonesia pada Internet Governance Forum (IGF)[29] dan the World Summit on the Information Society (WSIS)[30][31].
Saat ini posisi Donny di ICT Watch adalah sebagai advisor senior[32] dan tengah membantu Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebagai tenaga ahli[33] sejak April 2017 guna memberikan saran dan masukan terkait isu-isu kebijakan di bidang literasi digital. Masih terkait pada literasi digital, dia juga dipercaya sebagai Ketua Umum Gerakan Nasional Literasi Digital SIBERKREASI[34] sejak Desember 2022[35] hasil kesepakatan tak kurang dari sekitar 110 entitas / institusi / organisasi jejaring multistakeholder di Indonesia.
Referensi
- [1] https://www.goethe.de/ins/id/id/kul/mte/ddd/dbu.html
- [2] https://pustaka-digital.kemdikbud.go.id/index.php?author=Donny+BU&search=Search
- [3] https://ictwatch.id/v2/catatan-perjalanan/
- [4] https://gnld.siberkreasi.id/visi-misi-sejarah-siberkreasi/
- [5] https://www.mail-archive.com/komunitas@sekolah2000.org/msg00703.html
- [6] https://lib.ui.ac.id/m/detail.jsp?id=72772&lokasi=lokal
- [7] https://krs.ipb.ac.id/mk/180573
- [8] https://krs.ipb.ac.id/mk/180585
- [9] https://ictwatch.id/v2/catatan-perjalanan/
- [10] https://aji.or.id/informasi/siaran-pers-udin-award-dan-tasrif-award
- [11] https://www.itu.int/en/mediacentre/Pages/2017-PR25.aspx
- [12] https://www.ashoka.org/en-id/fellow/donny-budhi-utoyo
- [13] https://pddikti.kemdikbud.go.id/detail-dosen/AbpWTq1XJcL-CreTPPfPZYZ39YJFv05ez1Ct8M_6urUiJb27ON4nytzd_-ZqUEhJgt3YHg==
- [14] https://web.archive.org/web/20000303084526/http://www.detik.com/dapur/index.html
- [15] https://web.archive.org/web/20090201173755/http://dapur.detik.com/content/redaksi
- [16] https://fliphtml5.com/bookcase/gqoiv
- [17] https://pustaka-digital.kemdikbud.go.id/index.php?author=Donny+BU&search=Search
- [18] https://youtu.be/9Jc6mJdcPkI?feature=shared
- [19] https://www.youtube.com/watch?v=MFDz3vihfYI&list=PLA2wY9s-XfMcSlafWvunZ8oopjGHJaFgg
- [20] https://youtu.be/12WIDQG305w?feature=shared
- [21] https://ictwatch.id/v2/catatan-dinamika-ai/
- [22] https://www.itu.int/net4/wsis/forum/2024/Agenda/Session/199
- [23] https://www.youtube.com/live/xrz2O02oEqQ
- [24] https://www.youtube.com/watch?v=nuMPusY7x6Y
- [25] https://youtu.be/clbTO_iIR78?feature=shared
- [26] https://digital-review.org/uploads/files/pdf/2007-2008/intro.pdf
- [27] https://digital-review.org/uploads/files/pdf/2009-2010/4th_edition_prelim.pdf
- [28] https://citizenlab.ca/2016/11/donny-bu-of-ict-watch-in-the-jakarta-post-on-indonesias-ite-law/
- [29] https://www.intgovforum.org/en/content/mag-2024-members
- [30] https://www.youtube.com/watch?app=desktop&v=QOpu4chdJsc
- [31] https://www.itu.int/net4/wsis/forum/2024/Agenda/Session/199
- [32] https://ictwatch.id/v2/struktur-organisasi/
- [33] https://www.kominfo.go.id/content/detail/13129/kominfo-minta-masyarakat-laporkan-konten-radikalisme/0/sorotan_media
- [34] http://siberkreasi.id
- [35] https://gnld.siberkreasi.id/visi-misi-sejarah-siberkreasi/
.png)